|
Page 5 of 13
Mgr. Antonius van Velsen, SJ - Vikaris Apostolik
1924 - 1933
Mgr. Edmundus Sybandrus Luypen, SJ lahir pada tahun 1855 dan ditahbiskan menjadi imam praja di Keuskupan Breda pada tahun 1879. Beberapa tahun lamanya imam muda ini mempelajari musik gerejani di Regensburg, lalu masuk novisiat Jesuit.
Pada hari Natal ke dua tahun 1889 beliau tiba di Batavia. Kemudian beliau berkarya di Maumere, Flores, hingga diangkat menjadi Vikaris Apostolik Batavia dengan surat Paus Leo XIII tertanggal 21 Mei 1889.
Pada masa kepemimpinan beliau, Gereja Katedral selesai dibangun kembali setelah ambruk pada tanggal 9 April 1890. Peresmian Gereja St. Perawan Maria Diangkat Ke Surga ini dilakukan pada tanggal 21 April 1901.
Peristiwa penting selama 24 tahun beliau memimpin Vikariat Apostolik Batavia adalah pembagian wilayah gerejani yang sangat luas, membentang dari Sumatra sampai Irian Barat. Pembagian Vikariat Apostolik Batavia ini dimulai dari Prefektur Apostolik Irian Barat - Maluku (1920), disusul Prefektur Apostolik Kalimantan (1905), Prefektur Apostolik Sumatra (1911), Prefektur Apostolik Nusa Tenggara, kecuali Pulau Flores (1913), Pulau Flores bergabung dengan Prefektur Apostolik Nusa Tenggara (1914), dan akhirnya Prefektur Apostolik Sulawesi (1919). Vikariat Apostolik Batavia yang tadinya memiliki wilayah gerejani paling luas di dunia ini akhirnya hanya meliputi pulau Jawa saja.
Mgr. Edmundus Sybandrus Luypen, SJ dipanggil Tuhan pada tanggal 1 Mei 1923. Hampir 25 tahun lamanya beliau memimpin Vikariat Apostolik Batavia.
(Sumber teks: Website Katedral Jakarta http://www.katedraljakarta.or.id. Sumber foto: Adolf Heuken, SJ. 200 Tahun Gereja Katolik di Jakarta. Cipta Loka Caraka. Jakarta. 2007)
|