Main Menu
Berita
Arah Dasar Pastoral
Profil
Paroki
Pastoral Kategorial
Komisi
Lembaga
Dokumen
Links


Designed by:
Binus University
Mgr. Ignatius Suharyo: Kelompok Kategorial Perlu Punya Basis Rohani Kuat

Saat berdialog dengan para wakil kelompok-kelompok kategorial se-KAJ di Aula Katedral (31/1/2010), Mgr. Ignatius Suharyo, Uskup Agung Koajutor KAJ, menegaskan pentingnya basis rohani yang kuat yang harus dimiliki setiap kelompok kategorial di KAJ. “Kalau ada pelayanan yang akan muncul, itu tidak dirancang lepas dari pengalaman batin, tetapi merupakan luapan dari pengalaman rohani mistik yang dalam itu. Jadi kalau orang sungguh mempunyai pengalaman rohani yang sejati, mau tidak mau dia akan didorong untuk melayani,” jelas beliau.

Mgr. Suharyo menegaskan hal itu justru dalam konteks begitu beragamnya kelompok kategorial di KAJ dengan karya pelayanan masing-masing. Semua bentuk pelayanan setiap kelompok kategorial tentu didasari fokus tertentu, namun fokus apa pun kelompok-kelompok

kategorial tersebut harus didasari Arah Dasar Pastoral KAJ, di wilayah Gereja lokal mana kelompok-kelompok itu berada. Sementara, Gereja KAJ adalah bagian dari Gereja Universal yang telah banyak menerbitkan dokumen-dokumen ajaran iman demi semakin berkembangnya rupa-rupa pelayanan di seluruh dunia, termasuk di KAJ. Dalam kaitan antara gerak kelompok kategorial dan referensi dokumen-dokumen Gereja tersebut, Mgr. Suharyo menjelaskan, “Rupanya (dokumen-dokumen Gereja itu) memang mengajak kita semua untuk semakin masuk di dalam pengalaman rohani yang semakin dalam. Betapa pentingnya pada jaman kita sekarang, yang selalu menggoda siapa pun untuk keluar dan kurang masuk ke dalam batin.”

Di antara dokumen-dokumen Gereja tersebut, Mgr. Suharyo menekankan betapa penting kelompok-kelompok kategorial memahami dan menghayati dua ensiklik yang ditulis Paus Benedictus XVI, yakni Deus Caritas Est (Allah adalah kasih) pada akhir tahun 2005 dan Caritas in Veritante (Kasih di dalam kebenaran) pada tahun 2009.

Dalam Deus Caritas Est ditekankan bahwa macam-macam karya dan pelayanan sosial Gereja seharusnya mengalir dari pengalaman kita bahwa Allah adalah kasih. Inti ajaran yang sama dimuat juga dalam Caritas in Veritante tentang pengembangan manusia secara utuh di mana pengalaman rohani, pengalaman batin, pengalaman mistik manusia yang berelasi dengan Allah diterjemahkan/diwujudkan di dalam pelayanan karya. [Sumber: Notula Pertemuan oleh XAXA Documentation/foto: Samsi Darmawan]
Last Updated ( Friday, 05 February 2010 )
 
< Prev   Next >
http://kaj.or.id, Copyrighted 2008 KAJ . Designed by BINUS UNIVERSITY
Powered by Joomla!